Perbedaan Sertifikat K3 BNSP dan KEMNAKER

Perbedaan Sertifikat K3 BNSP dan KEMNAKER
Di dalam perundangan dalam sertifikat tidak tercantum istilah Ahli K3 (Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja ) Kemenaker maupun Ahli K3 BNSP, dan untuk membedakan antara Ahli K3 Kerja yang disertifikasii oleh Kemenaker dan juga Ahli K3 yang disertifikasi oleh BNSP, ada beberapa yang bisa kita temui.

Perbedaan Sertifikat K3 BNSP dan KEMNAKER
Perbedaan Sertifikat K3 BNSP dan KEMNAKER

Untuk Membedakannya, Secara detail mengenai Ahli K3 Umum dan tidak termasuk detail pembahasan mengenai Ahli K3 spesialis (Migas, Konstruksi, Pertambangan, Kimia, Kebakaran, dst),

Ada 8 perbedaan sertifikasi K3 BNSP dan Kemnaker yang perlu diketahui, Yaitu:
1. Kelembagaan yang memberikan sertifikasi
2. Dasar hukum
3. Persyaratan
4. Fungsi dan Posisi
5. Kompetensi
6. Dokumen
7. Masa pelatihan
8. Masa Berlaku dan Perpanjangan Sertifikat.

Sertifikasi profesi BNSP bukan hanya bisa digunakan untuk mencari pekerjaan dalam negeri saja, tapi dapat difungsikan untuk mencari kesempatan berkarier hingga ke tingkat internasional, karena sifatnya sudah nasional.
BNSP sendiri dibentuk dengan fungsi untuk memajukan dan meningkatkan rekognisi daya saing tenaga kerja di berbagai bidang usaha. Sertifikasi profesi BNSP hanya mempunyai dua ketentuan, yaitu Kompeten atau Belum Kompeten.
Usaha untuk mendapatkan sertifikasi profesi pun tidak sesimpel memperoleh sertifikasi seperti pada umumnya, usaha untuk memperoleh sertifikasi BNSP ini peserta akan diuji dengan melewati beberapa proses. Apabila peserta tersebut memperoleh hasil nilai yang cukup dan lulus dari ketentuan, maka akan ditetapkan lulus dan akan diberikan sertifikasi BNSP.

Silahkan Hubungi :
082172187556 (Cindy Stefany)
085272043090 (Admin)

Ikuti kami di Instagram : @deltarekakreasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *